Demon Slayer: Infinity Castle Raup 3,3 Triliun Rupiah

(Sumber Foto: X (Twitter))

DELOREAN, JAKARTA – Demon Slayer: Infinity Castle sukses memimpin box office di Jepang. Dilansir dari Comicbook, film tersebut berhasil meraup 30 miliar yen atau sekitar Rp 3,3 triliun di box office Jepang pada (10/92025).

Informasi tersebut dibagikan melalui akun resmi Demon Slayer di laman X (Twitter).

"Dalam 52 hari penayangan di Jepang, filmnya telah ditonton 22.007.405 penonton dengan pendapatan lebih dari 30 miliar yen, dinikmati oleh banyak orang," cuitnya.

Filmnya tayang perdana di bioskop Jepang sejak 15 Juli 2025. Di Jepang, film tersebut bertahan di posisi pertama selama 8 minggu. Sementara itu, di Indonesia anime movie tersebut tayang pada 15 Agustus 2025.

Dalam dua Minggu penayangan pertama di Indonesia, Demon Slayer: Infinity Castle sukses menjadi hype. Dua juta tiket terjual menurut data dari TIX ID.

Hal tersebut diprediksi bisa bertambah lagi, mengingat film tersebut belum tayang di AS. Aqila, sebagai penonton dan user rating review menganggap masih ada pencapaian yang lebih terhadap film tersebut.

“Udah segitu banyaknya (22 juta) penonton dalam kurun waktu dua bulan kurang. Mengingat ya pasar Demon Slayer memang luas. Belum lagi tayang di AS, Demon Slayer pasti bisa duduk di peringkat empat teratas diplatform IMDb,” ungkap Aqila Davina pada (10/9/2025).

Demon Slayer: Infinity Castle dikabarkan akan tayang di AS pada 12 September mendatang. Penayangan resmi tersebut bersamaan dengan wilayah di Amerika Selatan dan Asia Selatan.

Pencapaiannya tersebut mengesankan untuk sebuah box office domestik di Jepang. Kesuksesan bagi Aniplex dan Ufotable ini sepertinya belum berakhir.

Dewasa ini, Demon Slayer: Mugen Train merupakan film Jepang terlaris sepanjang masa. Film tersebut merupakan prekuel dari Demon Slayer: Infinity Castle. Mugen Train menggali pendapatan lebih dari 500 juta dollar atau Rp 8,2 triliun di dunia setelah rilis pada 2020. Daffa Aulia Ahmad



AMADEUS

An entity once interpreted as "a literal man who lives among the illiterate."

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama