Tontonan Anime Bersama Keluarga

Oleh: Daffa Aulia Ahmad

(Sumber foto: Amazon)

Anime menyajikan animasi yang disukai anak-anak. Fantasi, aksi, petualangan, dan komedi menjadi langganan genre anak-anak. Namun, tidak semua Anime bisa ditonton anak-anak. 

Anime adalah penyebutan animasi khas Jepang. Anime menampilkan gambaran unik yang disajikan dalam format 2D. Anime bermuara pada perkembangan animasi di Jepang. Pada abad ke-20, animasi barat menjadi pengaruh perkembangan Anime.

Anime menjadi budaya populer di Jepang. Selain itu, anime juga banyak digemari di negara lain. Indonesia termasuk negara dengan penonton anime terbanyak. Menurut SukiDesu (2023), terdapat sekitar 50 juta penonton anime di Indonesia.

Kesuksesan anime tidak datang dari serialnya saja. Namun, anime movie juga banyak penggemarnya. Hal tersebut terjadi karena anime memiliki banyak genre. Kendati menyajikan banyak genre, tak semua anime cocok untuk anak-anak.

Anime kerap disebut animasi yang universal. Anime mencakup semua golongan, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa memiliki referensi masing-masing. Ada beberapa anime movie yang cocok ditonton bersama keluarga. Meski menjadi tontonan lintas generasi, anime tersebut sangat family-friendly bagi seluruh kalangan usia.

Berikut tiga anime movie yang cocok ditonton bersama keluarga 

Doraemon: Stand By Me

Siapa yang tidak tahu Doraemon? Anime legendaris yang tayang di TV Nasional. Sudah beberapa tahun menemani beberapa generasi. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa Doraemon memiliki animasi movie.

Berkisah tentang Nobita, anak pemalas, lamban, dan tidak berprestasi. Nobita pada masa depan mengalami kebangkrutan dan meninggalkan banyak utang. Hal tersebut menyebabkan anak-cucunya terbebani. Demi menghindari hal itu, cucu dari anak Nobita, Sewashi kembali ke masa lalu.

Ia memerintahkan robot kucing bernama Doraemon.  Doraemon membantu Nobita remaja yang masih berusia 10 tahun. Doraeomon memiliki misi untuk membuat Nobita bahagia. Jika tidak, dia belum bisa kembali ke masa Sewashi waktu mengirimnya. 

Doraemon membantu Nobita dalam banyak hal dengan hal-hal yang keluar dari kantong ajaib milik dia. Berjalannya waktu membuat Nobita dan Doraemon bersahabat, kemudian tiba waktu Doraemon harus kembali ke masa depan, sebab tugas dia berhasil dan Nobita telah bahagia. 

Spirited Away kerap disebut sebagai anime terlaris sepanjang masa. Sebelum tergeser dari Kimi no Na Wa dan Mugen Train, Spirited Away sudah menyabet banyak penghargaan. Terdapat belasan penghargaan yang didapat oleh anime ini. Satu di antaranya yang cukup bergengsi adalah film animasi terbaik pada gelaran Oscar 2003. 

Spirited Away

Spirited Away merupakan karya sutradara ternama Jepang Hayao Miyazaki. Anime yang cocok ditonton bersama keluarga ini mengisahkan Chihiro. Chihiro, gadis berumur 10 tahun dicitrakan sebagai gadis yang manja dan penakut.

Chihiro, ibu dan ayahnya pergi ke suatu tempat hiburan yang terbengkalai. Tempat tersebut ternyata adalah gerbang masuk ke dunia lain. Naasnya, ayah dan ibu Chihiro merasa lapar dan makan-makanan misterius di sana. Karena kelalaian itu, keduanya berubah menjadi dua ekor babi gendut. 

Setelah kedua orang tua Chihiro berubah menjadi babi, Chihiro bertemu dengan sosok misterius, Haku. Haku kemudian membantu Chihiro untuk melepaskan orang tuanya dari sihir.

Spirited Away menjadi anime dengan pengguna terbanyak di IMDb. IMDb merupakan platform rating film terkenal. Selain itu, Spirited Away menyajikan kisah petualangan tak terlupakan. Kisah yang menyentuh semua kalangan, baik anak-anak maupun dewasa.

Mirai no Mirai

Anime MIRAI mengisahkan petualangan seorang anak laki-laki yang bertemu versi dewasa adik perempuannya. Film ini mengajarkan keluarga untuk menghargai satu sama lain dan beradaptasi dengan perubahan, cocok untuk anime yang cocok ditonton bersama keluarga. 

Dengan cerita yang penuh keajaiban, film MIRAI menyentuh nilai kekeluargaan yang mendalam. Sebagai anime yang cocok ditonton bersama keluarga, film ini memberikan inspirasi tentang penerimaan diri dan menghadapinya bersama-sama. 

Berdasarkan data dari Japanese Media Arts Database, terdapat lebih dari 136.700 judul anime yang tercatat dalam kategori animasi per tahun 2022. Angka ini terus bertambah setiap tahunnya dengan produksi ribuan judul baru.

Maka dari itu, tidak semua anime bisa ditonton oleh semua kalangan. Berikut merupakan tips memilih Anime yang bisa ditonton bersama keluarga.

1. Perhatikan Rating Usia 

Rating usia anime movie bervariasi tergantung kontennya. Anime yang bisa ditonton bersama keluarga biasanya di rentang 12 tahun ke bawah. Berikut adalah klasifikasi rating umum yang digunakan di Jepang oleh Eirin (Film Classification and Rating Organization).

Klasifikasi Rating di Jepang (Eirin) :

G (General Audience): Cocok untuk semua usia.

PG12 (Parental Guidance 12): Anak di bawah 12 tahun memerlukan pendampingan orang tua.

R15+ (Restricted 15+): Hanya untuk penonton berusia 15 tahun ke atas.

R18+ (Restricted 18+): Hanya untuk dewasa.

2. Perhatikan Genre 

Anime movie memiliki banyak genre di setiap musimnya. Tentunya, penonton tertarik menyaksikan anime baru dengan orang terdekatnya. Namun, beberapa orang kesulitan mengidentifikasi anime hanya melalui trailer video. Maka dari itu, penonton perlu mengetahui genre sebelum menonton bersama keluarga.

Hindari genre ecchi, seinen, thriller dan horror jika ingin menonton bersama keluarga. Keempat genre tersebut biasanya mengandung konten senditif. Konten yang rentan untuk anak di bawah umur. 

Utamakan genre komedi, petualangan dan fantasi. Ketiga genre tersebut yang paling umum ditonton anak-anak. Namun, perlu diperhatikan juga rating usia anime yang ditetapkan.

3. Perhatikan Rumah Produksi 

Rumah produksi anime juga bisa menjadi pertimbangan. Anime yang dikeluarkan bisa menjadi representasi dari rumah produksi. Banyak rumah produksi Anime yang khusus menghasilkan Animasi untuk keluarga. Satu di antaranya Ghibli Studio.

Studio Ghibli telah menghasilkan banyak film yang sangat cocok dan ramah untuk anak-anak. Hal tersebut dicirikan oleh cerita yang penuh imajinasi, karakter yang menarik, dan nilai-nilai positif. Namun, studio ini juga menghasilkan beberapa film dengan tema dewasa yang lebih serius dan berat secara emosional.

Studio Ghibli tidak memiliki rating universal untuk semua filmnya. Sebagian besar film mereka yang "ramah anak" biasanya mendapatkan rating G (General Audiences) atau PG (Parental Guidance) di sistem rating Jepang. 

Demikian rekomendasi dan tips memilih tontonan anime bersama keluarga. Jadi, mulailah menonton Anime sesuai dengan rekomendasi dan anjuran! 


AMADEUS

An entity once interpreted as "a literal man who lives among the illiterate."

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama